Pada suatu malam, saat saya sedang melakukan rutinitasku sebagai pengangguran kalian juga pasti tau Rutinitasku sebagai pengangguran ya kalau ga main smart phone pasti nonton radio mau dengerin tv sekarang ga ada seru,
Toneng toneg anggap aja suara ringtonenya Ada BBM masuk, segera secepat kilat aku membuka nya ternyata ada pesan dari seseorang yang aku rindukan sejak kecil aku sangat mengaguminya soalnya dia sangat smart, beautiful and cute waktu itu dia menanyakan apa ada motor ngga?, wah pikirku mau ngajak jalan nih kebetulan posisi tepat waktu itu malam minggu aku sangat senang sekali segera aku mulai mengetik di ponselku dengan cepat tidak lebih dari satu menit kata aku ada, diapun membalas bisa anter ga? aku sakit! Akupun membalas lagi ok bentar lagi kesana kalau udah sampai aku kirim pesan lagi secepat kilat aku langsung berlari ke kamar mandi dan mulai menggosok badanku setelah bersih aku berpakaian rapih tak lupa Pomage dirambut biar kelihatan kinclong weka weka setelah beres semua aku mulai menyiapkan sepeda motorku dan mentancapkan gas Pooll biar cepat sampai menggunjungi dia setalah sampai aku mulai menelponnya dan dia pun mulai keluar dan menaiki motorku aku mulai menanyakan pertanyaan sederhana kamu sakit apa? keliatannya kamu mering?
Iyah aku sakit radang tenggorokan gara gara makan miie instan,
kenapa bisa kataku?
Iyaah gatau waktu makan miie instan langsung sakit gini dan mungkin karena gara gara teman di kampusku ko mau laki laki ataupun perempuan disana aktif peroko semua,
oh gtu? Banyakin minun susu murni biar bisa menetralisasikan racunnya kataku udaah masih aja gini ga ada perubahan. Ini gara gara makan miie instan jadi gini sakit,
oh iya btw kenapa kamu minta di anternya malam gini? Kenapa ga besok pagi aja? Apa besok ada acara penting kah?
Ngga ko ngga ada acara cuman besok kan hari minggu takut dokter nya pada liburan jadi ga bisa ngobatin
Setengah perjalanan kami mengobrol dan tibalah tempat yang menurut aku menyeramkan di kiri kanan kuburan dan di depannya tanjakan yang sangat tinggi aku langsung segera gas poll dan dia juga mulai memelukku erat mungkin dia sangat takut, tanjakanpun sudah kami hadapai sebentar lagi kita sampai di tempat tujuanya sesudah sampai di tempat tujuannya disana juga ada teman saya yang katanya menganter ayahnya berobat aku pun mulai mengobrol dengan dia, dia pun menanyakan ko Itu pacar? Aww ko sakit yaah klu di tanyain soal pacar, bukan ko teman doang, Skip percakapan yang membosankan Berobatpun sudah selesai, aku pun mulai menanyakan gimana kata dokter? Iyah gitu we jangan makan ini itu dan jangan kecapean dan harus makan obatnya dengan teratur obatnya sangat banyak, diperjalanan akupun di teraktir makan baso dan mengantarnya pulang dan dia pun sangat berterima kasih dan akupun pulang kerumahku dan akupun berpesan obatnya harus dimakan teratur yaah diapun membalas siap komandan
Oh iyah panggil aja dia sebagai Bunga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar